Rabu, 26 Desember 2012

Cortex 2


4.   CINCHONAE   CORTEX  (FI)
Nama  lain                                   :    Kulit kina,  Peruvian bark, Jesuit bark
Nama tanaman asal                     :    Cinchona succirubra
Keluarga                                      :    Rubiaceae
Zat berkhasiat utama / isi            :    Alkaloida kinina, sinkonina, sinkodina, kina tanat, kinidin,
                                                         asam tanat, asam kina, damar, malam
Persyaratan kadar                        :    Kadar kinin tidak kurang dari 8,0 %                                      
Penggunaan                                 :    Antipiretika, antimalaria, amara.
 Pemerian                                    :    Bau khas terutama dari kulit dahan, pada  penyimpanan lama                                   bau menghilang, rasa pahit dan kelat.
Bagian yang digunakan              :     Kulit batang , kulit dahan, kulit akar
Keterangan                                  :    
- Sediaan                                     :    Cinchonae extractum
- Perbedaan
:
-
Cinchona succirubra berisi 9 % alkaloida.


-
Cinchona ledgeriana berisi 6 - 10 % alkaloida.


-
Cinchona calisaya berisi 6 - 8 % alkaloida


-
Untuk memperoleh banyak kulit ditanam            Cinchona succirubra


-
Untuk mendapat banyak alkaloida ditanam         Cinchona ledgeriana .


-
Untuk cepat-cepat mendapat banyak alkaloida ditanam Cinchona ledgeriana diatas Cinchona succirubra secara okulasi.


- Cara panen
:
1.
Dicabut (cara Indonesia) pohon-pohon yang jaraknya 60 cm – 100 cm satu sama lain, dicabut seluruhnya dan diambil kulit batang dan kulit akarnya, setelah 6-7 tahun, pada daerah tadi dilakukan pencabutan lagi.


2.
Dipangkas : pohon-pohon yang berumur 7 tahun dipangkas batangnya beberapa  cm di atas tanah, dari pangkal batang nanti tumbuh sejumlah cabang baru yang nanti juga dipungut.


3.
Dikikis : Kulit batang dikikis tanpa mengenai kulit kayunya


4.
Menurut penelitian ternyata kulit kina yang banyak terkena sinar matahari alkaloidnya lebih rendah dari kulit kina yang ditempat teduh. Jika kulit kina tersebut ditutupi dengan lumut, maka kadar alkaloidnya akan naik luar biasa. Setelah kulit kina ini di panen, bekasnya ditutupi lumut kembali, maka timbul kulit kulit kina baru yang juga tinggi kadar alkaloidnya. Pengambilan kulit dilakukan sedikit demi sedikit sampai seluruh kulit lama terambil.

-Penyimpanan                             :     Dalam wadah tertutup baik




5.   CINNAMOMI  CORTEX  (FI)
Nama  lain                                   :    Kulit Kayumanis,  Ceylon Cinnamon
Nama tanaman asal                     :    Cinnamomum zeylanicum  (BI)
Keluarga                                      :    Lauraceae
Zat berkhasiat utama / isi            :    Minyak atsiri  yang  mengandung egenol sinamilaldehida, zat                                  penyamak, pati, lendir
 Penggunaan                                :    Karminativa, menghangatkan lambung, dicampur dengan                                         adstringensia lainnya untuk obat mencret
 Pemerian                                    :    Bau aromatik, rasa pedas dan manis.
 Bagian yang digunakan             :    Kulit bagian dalam yang diperoleh dari anak batang yang                                         telah dipangkas.
Keterangan                                  :
- Cara panen

Tanaman yang berumur 2-3 tahun dipotong beberapa cm diatas tanah. Tunas-tunas baru dipilih 5-6  buah dan dibiarkan tumbuh untuk dipotong lagi setelah mencapai tinggi 2-3  meter.
Panen dilakukan pada musim hujan, batang-batang dikulit arah memanjang menjadi 2 bagian atau lebih. Diberkas dan didiamkan beberapa lama supaya terjadi fermentasi yang nanti mempermudah pengikisan epidermis dan jaringan hijau dibawah epidermis.

-Penyimpanan                             :    Dalam wadah tertutup baik


Tidak ada komentar:

Posting Komentar