Senin, 10 Desember 2012

Unguenta II


E.      Cara Pembuatan Salep Ditinjau Dari Zat Berkhasiat Utamanya
(1)     Zat berkhasiat bentuk padat yang larut dalam dasar salep
§   Camphora                                                                                                      
(a)
Dilarutkan dalam dasar salep yang sudah dicairkan dalam pot salep tertutup (bila tidak melampaui daya larutnya)

(b)
Bila dalam resep terdapat minyak‑lemak maka kamfer dilarutkan dalam minyak
lemak tsb.
(c)
Bila kamfer bersama‑sama, menthol,  salol, atau zat lainnya yang dapat mencair jika dicampur (karena penurunan titik eutentik) maka kamper dicampur dg sesamanya supaya mencair baru ditambahkan dasar salep.
(d)
Jika a,b,c, tidak ada maka kamfer diberi etanol 95% atau eter, kemudiaan digerus dengan dasar salep.


Contoh – contoh resep
R/
Camphorae
Vaselin falv.
m.f. ungt
s.ungt.camphoratum
1
9


R/
Camphorae
Ol. Cocos.
Adeps lanae
m.f. ungt.
1
1
18


R/
Mentholi
Camphorae             aa
Lanolin
Ungt. Acid Salycylas
m.d.s.u. e

  0,3
  5
15






§   Pellidol
Larut 3%  dalam vaselin dan 7% dalam minyak lemak maka Pellidol dilarutkan bersama‑sama dasar salep yang di cairkan, bila dasar salep disaring maka pellidol juga ikut disaring dan jangan lupa menambahkan 20%. Kalau jumlahnya melebihi daya larutnya, maka digerus dengan dasar salep yang sudah dicairkan.

Contoh resep :
R/
Pellidol
Zinci Oxyd. Ungt.
m.d.s.ad. us.ext.
  0,1
20

R/
Pellidol
Zinc.Oxyd. Liniment.Oleos
m.d.s. ad. Us .ext.
  0,5
25


§    Iodium
(a)
Kalau memenuhi kelarutan dikerjakan seperti pada kamfer (1a)
(b)
Dilarutkan dalam larutan pekat KI atau NaI (seperti pada Unguentum Iodii dari farmakope Belanda).
(c)
Dilarutkan dalam etanol 95% kemudian tambahkan dasar salep.


Contoh resep :
R/
Iodii
Kalii iodii
Aq.dest.
Ungt. simplex
m.d.s.u.e.
2
3
5
90
Caranya : larutkan KI dalam air lalu tambahkan iodium hingga larut, setelah itu gerus bersama unguentum simplex hingga homogen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar